HPPB Tegaskan Komitmen Sediakan Benih Unggul untuk Ketahanan Pangan

oleh -14 Dilihat

Surabaya – Himpunan Produsen Pedagang Benih (HPPB) menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui peningkatan kualitas, ketersediaan, dan distribusi benih unggul di Indonesia.

Ketua HPPB Jawa Timur, Andrias Kapila, S.Mn., mengatakan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat maupun daerah guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional. Upaya tersebut difokuskan pada pengembangan dan penyediaan benih unggul, khususnya untuk komoditas jagung dan padi hibrida yang memiliki daya saing tinggi.

Menurut Andrias, HPPB memiliki peran strategis sebagai wadah bagi para produsen dan pedagang benih untuk mendorong terciptanya ekosistem perbenihan yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memenuhi kebutuhan petani di seluruh Indonesia.

“Kami berkomitmen menjadi jembatan antara pemerintah, produsen, pedagang, dan petani agar kebutuhan benih berkualitas dapat terpenuhi secara berkelanjutan. Benih bermutu merupakan fondasi utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Andrias.

Organisasi yang berdiri sejak 1983 tersebut telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan sektor pertanian melalui penyediaan benih bersertifikat dan bermutu tinggi.

Andrias menjelaskan, tantangan sektor perbenihan saat ini tidak hanya terletak pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga mutu benih, memperluas akses petani terhadap benih unggul, serta meningkatkan daya saing produsen benih dalam negeri.

Untuk menjawab tantangan tersebut, HPPB secara rutin menyelenggarakan pelatihan, forum diskusi, dan koordinasi antaranggota guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha perbenihan.

“Kami ingin memastikan produsen benih lokal semakin kompetitif dan mampu menghadirkan benih unggul yang sesuai dengan kebutuhan petani. Dengan demikian, produktivitas pertanian nasional dapat terus meningkat,” kata Andrias.

Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perbenihan, HPPB juga aktif mendukung kebijakan pemerintah dalam pengembangan varietas unggul, sertifikasi benih, serta pengawasan peredaran benih di lapangan. Langkah tersebut diharapkan dapat melindungi petani dari peredaran benih ilegal maupun benih yang tidak memenuhi standar mutu.

Ke depan, HPPB berharap kolaborasi antara pemerintah, lembaga penelitian, perguruan tinggi, dan pelaku usaha perbenihan semakin erat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan penyediaan benih unggul yang berkualitas, meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mendorong kesejahteraan petani Indonesia.